Minggu, 17 Desember 2017

Universitas Esa Unggul lakukan Kerjasama dengan Univeritas e Asia (UeA) Malaysia

Foto Bersama Seusai Melakukan Penandatanganan MoU Kerjasama

Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Universitas Esa Unggul kembali menggelar kerjasama dengan Universitas Luar Negeri yakni Universitas e Asia. bertempat di Hotel Ritz Carlton Jakarta, proses penandatangann MoU Kerjasama ini dilakukan dengan melibatkan Rektor Universitas Esa Unggul Dr.ir. Arief Kusuma, M.B.A dengan Perwakilan UeA yakni Prof.Dr. Yahaya Ibrahim.
Menurut Yahaya kerjasama yang dilakukan oleh Institusinya yakni Asia e University dengan Esa Unggul merupakan langkah awal yang sangat baik untuk kedua intitusi untuk berkembang meningkatan mutunya. Apalagi kedua intitusi ini memiliki keunggulan dibeberapa program-programnya sehingga sangat cocok untuk memulai kerjasamanya.
“Saya kira kerjasama ini merupakan hal yang baru bagi kedua intitusi yang berbeda negara, kerjasama ini secara luas dapat kami manfaatkan untuk mempelajari program-program sarjana maupun Pascasarjana yang ada di Esa Unggul, begitu juga sebaliknya, karena kelebihan kami UeA ini berbasis pada E-Learning” tutur Yahaya di Ritz Calton, Jakarta Selatan, Jumat 8 Desember 2017 lalu.
Suasana Saat Penandatanganan MoU Kerjasama Esa Unggul Dengan UeA
Yahaya menambahkan dipilihnya Esa Unggul sebagai institusi pilihan untuk melakukan kerjasama dikarenakan Reputasi Esa Unggul yang sangat baik sebagai sebuah Institusi yang berbasis pada perguruan tinggi di Indonesia, reputasi itu dapat dilihat dari perkembangan dan kemajuan kualitas pendidikan akademiknya seperti memasukan Mata Kuliah Enterpreneurship.
“Saya nampak Esa Unggul merupakan intitusi swasta yang terkenal di Jakarta dan sangat baik dalam bidang akademiknya, selain itu Esa Unggul juga sebuah intitusi yang dinamik, dari intitusi kecil menjadi besar oleh karenanya kami dari UeA sangat tertarik untuk melakukan kerjasama dengan Universitas Esa Unggul,” terangnya.
Dirinya pun berharap kerjasama MoU antara UeA dengan Universitas Esa Unggul dapat saling bersinergi dengan konsep dan gaya pendidikan yang baru, terutama dalam hal kerjasama antara program pascasarjana. “Saya tertarik sekali agar kerjasama ini menghasilkan inovasi pendidikan yang baru, terutama dalam program pascasarjananya. Kita optimis mampu mengembangkan konsep research S2, S3 serta MBA antar dua Universitas ini,” tutupnya.

Minggu, 10 Desember 2017

Presiden RI Joko widodo hadiri Rembug Nasional Perguruan Tinggi Swasta di Esa Unggul

Rektor Universitas Esa Unggul Dr.Ir. Arief Kusuma, M.B.A Berjabat Tangan dengan Presiden RI Joko Widodo

Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Bertempat di ballroom Kemala Universitas esa unggul, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan sambutannya sebagai keynote speaker di acara Rembug Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI).
Dalam Rembug Nasional yang mengambil tema “Revolusi Pendidikan Tinggi Dalam Menghadapi Digital Distrupstion” ini, Jokowi menyampaikan beberapa pesannya kepada para jajaran Menteri terkait dan sejumlah rektor dari berbagai Universitas di Indonesia.
Presiden Joko Widodo Saat Menyampaikan Sambutanya di Universitas Esa Unggul
Salah satu pesan yang ditekankan oleh mantan Gubernur Jakarta ini ialah Pendidikan di Indonesia harus mengikuti perkembangan dan inovasi teknologi yang saat ini sangat cepat perubahannya. Hal ini menyebabkan digitalisasi dan otomatisasi dalam berbagai bidang menjadi penyebab berubahnya tatanan sosial, ekonomi dan budaya di masyarakat.
“Kata kuncinya adalah mendorong dan mengembangkan inovasi. Kita tidak boleh terjebak pada rutinitas dan cara-cara baru harus dikembangkan. Keinginan mahasiswa untuk berinovasi harus ditumbuhkan serta kreasi-kreasi baru harus difasilitasi dan dikembangkan,” ujar Presiden.
Suasana Saat Rembug Nasional APTISI
Presiden pun menyarankan agar pendidikan tinggi membuka program-program studi yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang sangat bergantung pada digitalisasi.
“Perguruan tinggi saat ini penjurusan kuliahnya hanya itu-itu saja, masih tradisional, seperti jurusan Ekonomi, akutansi, manajemen pembangunan. Seharusnya bisa ditambahkan Fakultas digital Ekonomi jurusan Toko Online, ini lebih bagus,” tuturnya.
Presiden pun berharap perguruan tinggi mendukung para mahasiswa untuk menjadi seorang sociopreneur yang akan memecahkan masalah di masyarakat dan melakukan sejumlah inovasi kreatif.
“Saya senang sekali banyak para sociopreneur di kalangan generasi muda kita menciptakan tas plastik daur ulang misalnya yang terbuat dari bahan non kimiawi yang bisa mengurangi pencemaran lingkungan. Kedepannya saya berharap perguruan tinggi dapat mendukung para mahasiswa untuk menjadi sociopreneur ,” terang Jokowi.
Rektor Universitas Esa Unggul Saat Menyampaikan Materi di Rembug Nasional
Senada dengan Presiden Jokowi, Rektor Univeritas Esa Unggul Dr.ir.Arief Kusuma, M.B.A yang juga Ketua Panitia Rembug Nasional APTISI 2017 menyatakan, sesuai dengan topik “Revolusi Pendidikan Tinggi Dalam Menghadapi Era Digital Disruption”, Rembugnas tahun ini diharapkan menjadi titik tolak perubahan khususnya pada pendidikan tinggi.
Ia menambahkan, APTISI harus banyak melahirkan terobosan-terobosan penting sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia serta persiapan dalam menghadapi era digital disruption. “APTISI senantiasa mendukung Kemenristekdikti untuk mempersiapkan sedini mungkin generasi bangsa untuk menghadapi era yang mengejutkan ini,” tutup Arief.
Suasana Saat Diskusi Panel Aptisi
Dalam Rembug Nasional Aptisi Turut hadir mendampingi Presiden Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Kegiatan ini juga dihadiri koordinator Kopertis seluruh Indonesia dan sekitar 600 orang peserta dari berbagai unsur pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Selasa, 28 November 2017

Esa Unggul Tuan Rumah Perhelatan Rembug Nasional APTISI 2017

Esa Unggul Tuan Rumah Perhelatan Rembug nasional APTISI 2017

Esa Unggul Tuan Rumah Perhelatan Rembug Nasional APTISI 2017

Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Universitas Esa Unggul akan menjadi tuan rumah acara Rembug Nasional 2017 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indoonesia (APTISI) pada hari Rabu (29/11) besok. Pada perhelatan rembug nasional APTISI 2017 akan tema yang akan dibahas ialah “Revolusi Pendidikan Tinggi dalam Menghadapi Era “Digital Distruption”
Acara ini akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang bertindak sebagai Keynote speaker dan sejumlah menteri seperti Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir, Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto.
Selain itu beberapa petinggi negara pun ikut menghadiri acara yang dihelat di Ballroom Aula Kemala Esa Unggul yakni Ketua Kadin Rosan P. Roeslani, Ketua Umum Aptisi Budi Djatmiko, Ketua Umum Komisi X DPR Djoko Udjianto, Majelis BAN-PT  Mansyur Ramly dan Ketua Dewan Penasehat APTISI Marzuki Alie.
Rektor Esa Unggul yakni Dr.ir. Arief Kusuma, M.B.A akan bertindak sebagai Commentar Issue didampingi oleh Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsah Suryadi. Acara ini akan di moderatori oleh Rektor Universitas Al-Azhar Asep Saefudin dan Kopertis wilayah III Ilah Sailah.
Selain mengadakan perhelatan rembug nasional, pada hari selasa (28/11) APTISI juga menyelenggarakan Rapat Pleno pimpinan dan penyerahan APTISI Award 2017 untuk Kepala Daerah peduli terhadap PTS dan Koodinator Kopertis berkinerja baik.
Para peserta yang hadir akan mendapatkan beberapa fasilitas seperti Sertifikat, Seminar Kit, Makan siang dan Coffee Break. Biaya partisipasi peserta ialah Rp 1.000.000 per orang dan dapat menghubungi: Anna di nomor 0818937689/ 0816796330.

Selasa, 24 Oktober 2017

Esa Unggul Tuan Rumah Sosialisasi Pasca Amnesti Dirjen Pajak


Sosialisasi Amnesty Pajak Oleh DJP Pajak
Sosialisasi Amnesty Pajak Oleh DJP Pajak
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Direktorat Jenderal Pajak melalui Kantor Wilayah DJP Jakarta Barat melakukan kegiatan sosialisasi Pasca amensti pajak di Ballroom Aula Kemala, Universitas Esa Unggul Kebon Jeruk. Sekitar 200 Wajib pajak, mulai dari pengusaha, penggiat UKM maupun wirausaha berkumpul mengikuti kegaiatan Sosialisasi pasca Amnesti pajak Tingkat Jakarta Barat tersebut.
Kepala Kanwil Dirjen Pajak Jakarta Barat, Budi susanto menjelaskan kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk kembali mengingatkan kewajiban kepada para wajib pajak untuk terus menaati peraturan mengenai perpajakan yang digencarkan oleh pemerintah. Apalagi pemerintah telah melakukan Tax Amnesti untuk meringankan para wajib pajak.
“Sosialisasi ini kita manfaatkan sebagai momentum kepada para wajib pajak untuk menaati pajak, setelah adanya amnesti pajak pemerintah ini mari kita tingkatkan kewajiban pajak. Jakarta Barat termasuk wilayah yang memiliki pendapatan pajak terbaik se-Indonesia,” Ujar Budi di Ballroom Aula Kemala, Jakarta Barat, Selasa (24/10/2017).
Suasana Saat Sosialisasi Pasca Amnesty Dirjen Pajak
Suasana Saat Sosialisasi Pasca Amnesty Dirjen Pajak
Budi pun berharap sosialisasi pasca Amnesty ini mampu menjadi wadah bagi para wajib pajak untuk sekedar berbagi dan sharing mengenai perpajakan, sehingga mampu menumbuhkan semnagat membayar pajak untuk kemajuan dan pembangunan bangsa dan negara.
“Sosialisasi ini saya harapkan bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk sekedar sharing dan diskusi antar wajib pajak dan kami sebagai aparatur pajak, sehingga nantinya pendapatan pajak di Indonesia khususnya di daerah Jakarta Barat dan Kebon Jeruk dapat meningkat,” tutupnya.
penampilan Artis Idola Cilik Alsa Putri Aqila yang membawakan lagu daerah dan nasional Indonesia.
penampilan Artis Idola Cilik Alsa Putri Aqila yang membawakan lagu daerah dan nasional Indonesia.
Acara Sosialisasi Pasca Amnesty Pajak Direktorat Jenderal Pajak, Kanwil DJP Jakarta Barat dan KPP Pratama Jakarta Kebon Jeruk Dua diselenggarakan dengan meriah selain menghadirkan pembicara dari Kantor Pusat Dirjen pajak Tunjung Nugroho, juga dimeriahkan oleh penampilan Artis Idola Cilik Alsa Putri Aqila yang membawakan lagu daerah dan nasional Indonesia.

Kamis, 05 Oktober 2017

VUCA Versus VUCA, Bekal Kamu Saat Lulus Nanti


Koordinator Kopertis III Dr. Illah Saillah
Koordinator Kopertis III Dr. Illah Saillah
Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Semakin mudahnya akses pendidikan saat ini membuat banyak orang yang dengan mudahnya meraih pendidikan hingga ke Perguruan Tinggi. Namun hal ini juga dibarengi dengan semakin meningkatkan ketidaktentuan global akibat VUCA. Apa itu VUCA?
Mungkin banyak orang yang masih asing dengan akronim tersebut. Dalam sambutan yang disampaikan oleh Koordinator Kopertis III Dr. Illah Saillah saat Wisuda Universitas Esa Unggul, Ilah menerangkan tentang VUCA. VUCA yang dimaksudkan disini ialah VolatilityUncertaintyComplexity dan Ambiguity.
“Ujian kalian setelah lulus dari kuliah belumlah usai, nantinya kalian akan menghadapi era VUCA Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity. Era VUCA ini merupakan deskripsi singkat mengenai keadaan di dunia ekonomi dan bisnis di masa kini,” ujar Ilah saat memberi sambutan Wisuda Universitas Esa Unggul, di Ballroom Hotel Pullman Kamis (05/10) pekan lalu.
Ilah pun merinci mengenai maksud VUCA ini, V pertama disini ialah Volatility yang berarti Perubahan dinamika yang sangat cepat dalam berbagai hal seperti sosial, ekonomi dan politik. U ialah Uncertainty yakni sulitnya memprediksi isu dan peristiwa yang saat ini sedang terjadi, huruf C yang selanjutnya ialah Complexity yakni sebuah keadaan yang sangat kompleks karena banyaknya hal-hal yang sangat sulit diselesaikan.
Huruf terakhir yakni A yaitu Ambiguity. Sebuah keadaan yang terasa mengambang dan kejelasan masih dipertanyaakan. Untuk itu, Ilah pun menyarankan bagi mahasiswa muda yang akan mengahadapi era tersebut harus membentengi diri mereka dengan VUCA lainnya.
“Saran saya kalian harus berpegangan dengan VUCA lainnya yakni V ialah Vision yaitu Visi kalian ke depan seperti apa jangan menggantungkan diri kalian kepada orang lain, kemudian U, Understanding kalian harus mengerti profesi yang akan kalian lakukan, sedangkan C ialah Clearity jadi jernihkan pikiran kalian dalam menghadapi suatu masalah yang kompleks dan kata terakhir A yakni awareness kita harus waspada kepada berbagai perubahan,” Ujar Ilah.
Selain membentengi diri dengan Vuca lainnya, Ilah pun menambahkan sarjana muda juga harus menumbuhkan kembali kerekatan silaturahmi antar alumni dan teman seperjuangan saat lulus kuliah. Silaturahmi ini penting dilakukan karena ke depan kita tidak akan mengetahui seperti apa kita nanti.
“Saya berpesan kepada kalian agar mengukuhkan jalinan silaturahmi antar sesama alumni, karena kedepannya kita tidak mengetahui pekerjaan apa yang akan kita dapat, siapa tau, teman seperjuangan kita nantinya menjadi bos kita atau menjadi rekan kerja kita. Untuk itu penting menjaga silaturahmi,” tutupnya.
Suasana Wisuda Universitas Esa Unggul
Suasana Wisuda Universitas Esa Unggul
Pada kamis (05/10) pekan lalu, Universitas Esa Unggul mewisuda 1243 alumni, dalam Wisuda tersebut Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Kemendibud Dr.Ir. Ari Santoso, DEA, hadir sebagai pemberi orasi ilmiah dalam wisuda. Selain acara pengkuhan wisuda, juga digelar pada malam harinya yakni acara Prom Night yang diisi oleh live Music dan dance.

Selasa, 05 September 2017

Esa Unggul Resmikan Klinik Kesehatan di Dalam Kampus


Rektor Universitas Esa Unggul Saat Peresmian Klinik Kesehatan
Rektor Universitas Esa Unggul Saat Peresmian Klinik Kesehatan
esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Mendukung akses pelayanan Kesehatan di dalam kampus, Universitas Esa unggul meresmikan klinik kesehatan yang ditujukan untuk civitas, dosen, mahasiswa dan masyarakat umum.
Peresmian itu sendiri dilakukan oleh rektor Universitas Esa Unggul Dr.ir. Arief Kusuma, M.B.A bersama para Wakil rektor, Dekan fakultas dan beberapa mahasiswa BEM dan DPMU. Dalam sambutannya, Arief mengatakan peresmian Klinik kesehatan ini merupakan langkah Esa Unggul untuk menciptakan perguruan tinggi yang memiliki fasilitas yang lengkap guna memenuhi kebutuhan civitas Esa Unggul serta masyarakat umum.
“Dengan peresmian klinik kesehatan Esa Unggul, kampus kita telah memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap. ini semacam penunjang bagi para dosen dan mahasiswa yang ingin memeriksakan kesehatannya di Klinik kesehatan, disini pun masyarakat umum dapat memeriksakan kesehatannya,” tutur Arief saat peresmian klinik Esa Unggul, Selasa (05/09/2017).
Arief pun menjelaskan kelengkapan yang terdapat di klinik kesehatan Esa Unggul, klinik ini terdapat enam ruangan yakni terdiri dari Dokter Umum, Dokter Gigi, Konsultasi Gizi & Olah Raga, Akunpunktur, Keperawatan dan Fisioterapi. klinik ini nantinya juga akan memfasilitasi para pasien BPJS.
“Fasilitas di klinik ini sudah dilengkapi oleh Dokter Umum, Dokter Gigi, Konsultasi Gizi & Olah Raga, Akunpunktur, Keperawatan dan Fisioterapi. Bahkan nantinya kita akan meningkatkan klinik ini menjadi Faskes yang dapat melayani pasien BPJS,” ujarnya.
Beberapa Fasilitas Di Klinik Kesehatan Esa Unggul
Beberapa Fasilitas Di Klinik Kesehatan Esa Unggul
Untuk itu Arief berharap, seluruh civitas Esa Unggul baik dosen maupun mahasiswa dapat memanfaatkan sebaik-baiknya klinik kesehatan Esa Unggul yang disediakan sebagai penunjang kebutuhan kesehatan.
“Mudah-mudahan klinik kesehatan Esa Unggul ini menjadi penambah kebutuhan mahasiswa dan para dosen untuk memeriksakan kesehatannya, selain itu nantinya Universitas akan mengadakan Akreditasi Intitusi Perguruan Tinggi, mudah-mudahan klinik kesehatan ini dapat menambah penilaian para asesor,” tutupnya.

Selasa, 20 Oktober 2015

Fakultas Teknik Peduli Korban Asap di Sumatera dan Kalimantan


Fakultas Teknik Peduli Korban Asap di Sumatera dan Kalimantan
Dalam rangka ikut partisipasi sosial Fakultas Teknik Universitas Esa Unggul bekerjasama dengan Duafa mengumpulkan dana bagi masyarakat di Sumatera dan Kalimantan sebesar Rp. 7,5 juta yang akan diserahkan kepada masyarakat yang terkena imbas dari kebakaran hutan yang sebagaimana kita ketahui sudah banyak jatuh korban dikalangan anak-anak balita diseluruh daerah sebagai korban asap, terutama penyakit pernafasan (ISPA).